Sejarah dan Ragam Warna Sedotan Plastik

Sejarah dan Ragam Warna Sedotan Plastik

Sedotan plastic adalah benda serupa tabung panjang dengan diameter berbeda-beda yang digunakan untuk mengalirkan cairan – terutama minuman. Sedotan plastic kini sangat mudah untuk kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari kita. Bahkan, sepertinya kita memiliki ketergantungan yang cukup tinggi terhadap produk plastic yang satu ini. Tengok saja di sekeliling kita, mulai dari balita, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia dapat dipastikan bahwa hamper semuanya menikmati minuman gelas, minuman kotak, minuman botol dengan menggunakan sedotan plastik.
Sedotan plastic yang ada di pasaran kini banyak sekali macamnya tergantung dari penggunaannya. Untuk lebih mengenal mengani berbagai jenis dan macam sedotan plastic serta sekilas mengenai sejarah sedotan plastic ini, silahkan simak ulasan di bawah ini.

Sekilas Sejarah Sedotan Plastik
Pada dasarnya, ide awal dari sedotan plastic ini berasal dari bangsa Sumeria di wilayah Mesopotamia (sekarang dikenal sebagai Negara Irak, Iran, Turki dan Siria). Pada sekitar tahun 4.000 – 5.000 SM dimana tulisan dan roda juga ditemukan pada masa itu, bangsa sumeria menemukan sedotan yang berasal dari alam yaitu rumput. Sedotan rumput ini digunakan untuk minum bir yang pada jaman itu memiliki ampas yang tebal pada bagian bawah gelas atau wadahnya sebagai akibat dari proses pembuatannya.
Sedotan perak atau logam banyak digunakan oleh penduduk di Argentina dan Negara-negara Amerika Latin lainnya. Sedotan ini khusus digunakan untuk minum Mate.
Sementara itu, sedotan modern baru ditemukan pada tanggal 3 Januari 1888 oleh Marvin Chester Stone. Pria berkebangsaan Amerika ini memiliki pabrik rokok. Penemuannya sebenarnya sangat sederhana, dimana awalnya ia hanya membungkus sebuah pensil dengan kertas rokok (cigarette paper) lalu diberi lem dan hasilnya: jadilah sedotan kertas.
Sedotan kertas tersebut dipatenkan pada tanggal 3 Desember 1888. Stone mengatakan bahwa panjnag ideal sebuah sedotan adalah 8,5 inci atau + 17 cm dengan diameter yang tidak membuat biji jeruk lemon ikut tersedot pada waktu minum. Sejak saat itu sedota kertas mulai diproduksi. Sementara, mesin pembuat sedotan baru ditemukan pada tahun 1906 yang sekaligus merupakan tahun dimana sedotan plastic dan sedotan kaca mulai diproduksi secara masal.
Sedotan plastic fleksibel (yang ujungnya dapat ditekuk) ditemukan oleh Joseph B. Friedman pada tahun 1938. Sedotan yang ditemukan oleh pria berkebangsaan Amerika ini dapat diguakan untuk minum minuman dingin dan hangat. Awalnya, sedotan fleksibel hanya ditawarkan di rumah-rumah sakit saja, baru pada tahun 1947 sedotan plastic fleksibel mulai tersebar luas di pasaran karena proses pemuatannya yang mudah dan harganya murah.
Macam-Macam Sedotan Plastik
Tidak lengkap rasanya jika kita berbicara mengenai sedotan plastic tanpa memberikan informasi mengenai jenis atau macam sedotan plastic tersebut. Untuk itu, silakan simak ulasan berikut mengenai beberapa macam sedotan plastic yang dapat dengan mudah kita jumpai di sekitar kita.

1. Sedotan Plastik Biasa
Produk ini paling sering kita jumpai dan gunakan dalam keseharian kita seperti ketika kita mengkonsumsi minuman botol, es jus dan lain sebagainya. Sedotan ini bisa berwarna putih susu, bening maupun warna warni.

2. Sedotan Plastik Fleksibel (Dapat DItekuk)
Jenis sedotan yang umumnya berdiameter 5 mm dengan panjang + 24cm. Warna sedotan umumnya putih susu, hitam, bergaris atau warna-warni. Untuk keperluan rumah makan, café maupun hotel, sedotan jenis ini sering dibungkus kertas secara individual dan diberi logo atau nama perusahaan.

3. Sedotan Plastik Bubble (Wide Straw)
Sedotan berdiameter besar yang biasa digunakan untuk minum minuman yang memiliki semacam jeli, mutiara dan lain sebagainya. Ukuran diameter sedotan ini ada yang 8 mm dan ada yang 12mm.

4. Sedotan Plastik Pengaduk (Stirrer)
Bentuknya gepeng atau pipih, umumnya berwarna hitam atau coklat. Produk ini biasanya digunakan di café-café untuk minum kopi atau teh. Ukuran panjangnya bervariasi mulai dari 12 cm, 15 cm hingga 17 cm disesuaikan dengan ukuran gelas kertas, plastik atau Styrofoam yang digunakan.

5. Sedotan Plastik Sendok (Spoon S traw)
Merupakan jenis sedotan yang pada bagian bawahnya berupa sendok kecil. Warna sedotan umumnya, hitam, coklat atau putih dengan panjang + 19,5 cm dan diameter 6 mm.

6. Sedotan Plastik AMDK
Sedotan plastic bening yang berujung runcing yang biasa digunakan untuk minum minuman dalam gelas. Biasanya sedotan plastic semacam ini dipacking secara individual yang masin-masing packingnya saling menyambung menjadi satu renteng yang berisi 10 buah.

7. Sedotan Plastik Berubah Warna (Color Changing Straw)
Sedotan yang dapat berubah warna ketika ada cairan dingin melewatinya.

Semoga informasi mengenai sedotan plastic di atas bermanfaat bagi Anda.

This entry was posted in Artikel Umum and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.