Sampah Plastik Dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan

Sampah Plastik Dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan

Sampah plastik banyak kita jumpai di hampir setiap sudut kota. Keberadaannya kini dirasa makin memprihatinkan karena telah menyebabkan banyak masalah terutama yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Seperti kita ketahui, plastik telah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Hal ini disebabkan karena plastik memiliki sifat yang tidak dapat digantikan oleh bahan lain, terutama fungsinya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat seperti kebutuhan akan botol minum, wadah makanan, bungkus makanan, mainan anak, alat rumah tangga hingga komponen elektronik dan otomotif.

Tingginya permintaan akan berbagai produk yang terbuat dari plastik menyebabkan produksi plastik juga meningkat. Sejak kantong plastik diproduksi secara besar-besaran sekitar tahun 1948 atau pada masa Perang Dunia II, hingga kini, produksi plastik pun masih belum surut. Masalahnya adalah plastik merupakan bahan yang membutuhkan waktu sangat lama bahkan hingga ratusan tahun untuk bisa terurai. Jadi, sampah plastik yang diproduksi pada jaman Perang Dunia II tersebut hingga kini masih ada, baik masih dalam bentuk aslinya maupun sudah menjadi potongan-potongan kecil.
Dampak Buruk Sampah Plastik Terhadap Lingkungan
Plastik yang merupakan barang serbaguna dan relatif murah serta banyak dicari orang ini, ternyata jika sudah menjadi sampah plastik mempunyai dampak yang buruk terhadap lingkungan. Karena sifat plastik yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai, maka keberadaannya di planet bumi kian hari kian menumpuk sehingga mencemari lingkungan. Sebagian sampah plastik memang berubah bentuk karena telah tercabik-cabik hingga menjadi potongan-potongan kecil akibat paparan sinar matahari dan seiring berjalannya waktu. Tetapi tetap saja material kimiawi yang terkandung di dalamnya membuat bumi kita tercemar.

Tidak hanya lingkungan darat saja yang tercemar oleh sampah plastik, perairan seperti sungai, danau hingga laut juga ikut tercemar. Sampah plastik bahkan telah menelan banyak korban terutama burung-burung laut, berbagai jenis ikan, mamalia laut dan masih banyak lagi. Satu hal yang paling menyedihkan adalah apa yang terjadi dengan penyu laut. Binatang purba yang telah berhasil melewati evolusi selama ribuan tahun itu kini memiliki musuh tambahan selain nelayan dan binatang lain yang berusaha mencuri telurnya yaitu sampah plastik. Sifat plastik yang bening dan mengapung-apung di air terlihat seperti ubur-ubur yang merupakan makanan utamanya. Akibatnya tentu sudah dapat kita tebak. Penyu-penyu tersebut menelan sampah plastik tadi yang menyebabkan mereka tersedak, bermasalah dengan pencernaannya karena adanya sampah plastik di dalam perut mereka dan kelaparan. Plastik yang mengisi dan menumpuk di dalam organ pencernaan penyu telah menyebabkan mereka kelaparan karena tidak ada tempat untuk makanan penyu sehingga membuat mereka kian hari kian lemah, mudah terserang penyakit hingga akhirnya mati. Lalu, apa yang dapat kita lakukan dengan sampah plastik yang kian hari kian meningkat ini? Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk turut serta mengurangi jumlah sampah plastik di dunia.
Alternatif Untuk Mengurangi Sampah Plastik
Memang tidak semua orang peduli dengan dunia ini dan memiliki cukup waktu untuk memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Tetapi, dengan melihat sedikit uraian di atas mengenai dampak buruk sampah plastik terhadap lingkungan yang akan menjadi tempat hidup anak cucu kita di masa mendatang, mari kita belajar cerdas menyikapi hal ini. Tidak perlu menuntut orang melakukan hal yang sama, mulai saja dari diri kita sendiri.

– Gunakan Biodegradable Plastik (Plastik yang dapat terurai)
Jenis plastik ini akan terurai dalam jangka waktu tertentu. Hal ini membantu mengurangi jumlah sampah plastik di dunia

– Gunakan Plastik Berbahan Dasar Tanaman
Sama halnya dengan jenis plastik di atas, plastik yang terbuat dari jagung maupun singkong akan terurai dengan sendirinya dalam jangka waktu tertentu.

– Gunakan Reusable Bag Pada Waktu Berbelanja
Hindari menggunakan kantong plastik ketika berbelanja dan gunakan reusable bags yang kini dapat dengan mudah didapatkan di swalayan-swalayan dan toko-toko. Penggunaan tas jenis ini membantu kita untuk mengurangi sampah plastik yang ada di muka bumi.

– Daur Ulang Sampah Plastik
Daur ulang sampah plastik telah dilakukan oleh banyak negara di dunia. Sampah plastik dapat didaur ulang dan diolah kembali menjadi produk sejenis atau produk lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Di luar negeri, hasil daur ulang sampah plastik bahkan dapat digunakan sebagai batako untuk membuat bangunan maupun sebagai tiang listrik menggantikan tiang listrik tradisional yang terbuat dari kayu atau besi.
Daur ulang juga dapat dilakukan dengan mengolah sampah plastik menjadi berbagai kerajinan tangan yang tujuan akhirnya adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tas, payung, dompet, sendal dan barang kerajinan lain yang terbuat dari sampah plastik masing-masing memiliki nilai jual yang tidak hanya menguntungkan si perajin dan si pembeli sebagai pemakainya, tetapi juga membantu bumi terhindar dari sampah plastik.

Ayo, mulai peduli dengan lingkungan dan mendaur ulang sampah plastik di lingkungan kita.

This entry was posted in Produk Plastik and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.