Mengapa Masyarakat Banyak Menggunakan Kantong Plastik

Mengapa Masyarakat Banyak Menggunakan Kantong Plastik

kantong plastik

Setiap orang tentunya sudah sangat mengenal kantong plastik atau kantong plastik. Gunanya adalah sebagai pembungkus yang biasanya terbuat dari plastik, terutama poliolefin atau polivinil klorida. Kantong ini digunakan untuk memuat dan membawa barang konsumsi. Dalam pembuatannya, menggunakan mesin penyegel plastik untuk merekatkan bagian dasar dan sisi kiri / kanan kantong. Tetapi, ada juga tas plastik yang direkatkan dengan perekat atau jahitan.

Sejarah Kantong Plastik

Kantong plastik, dalam sejarahnya, pertama kali diperkenalkan sejak tahun 1957 sebagai kantong sandwich, kantong belanja sejak tahun 1974 dan di toko kebutuhan sehari-hari sejak tahun 1977. Sejarah penggunaan yang panjang, membuat kantong berbahan sintetis dari pabrikan ini menjadi alat untuk membuat barang yang populer. Setiap kali Anda mengunjungi supermarket, tanpa Anda meminta, kasir akan segera membungkus semua barang belanjaan yang sudah dibayar ke dalam kantong plastik. Sedangkan dewasa ini, penggunaan kantong berbahan plastik masih menjadi pilihan pertama. Mengapa?

Manfaat Kantong Plastik

Ada beberapa manfaat yang ditawarkan oleh penggunaan kantong plastik, meskipun banyak pihak yang kemudian mengungkapkan bahwa bahan plastik memiliki dampak negatif bagi lingkungan. Keuntungan menggunakan kantong plastik, di antaranya:

Para pedagang sudah menggunakan kantong plastik selama sekitar 50 tahun. Keuntungan memakai alat memuat ini adalah efektif, mudah digunakan dan disimpan. Kantong tersebut juga tersedia dalam pembelian berjumlah banyak sekaligus dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan dengan kantong yang terbuat dari kertas. Dalam jumlah besar, penggunaan kantong plastik justru lebih menguntungkan bagi para pedagang. Selain itu, kantong tersebut lebih cepat di buka dan dipakai. Hal ini sangat membantu kasir yang sangat sibuk, sehingga lebih cepat bisa melayani pembeli yang mengantri. Desainnya yang praktis juga membuat kantong tersebut ringan dan tidak menghabiskan banyak tempat.
Seperti halnya penjual, para konsumen mendapatkan manfaat yang hampir sama dengan adanya kantong plastik. Masyarakat merasa lebih praktis menggunakan tas berbahan plastik daripada kertas. Tas plastik lebih tahan lama karena tidak mudah sobek dan bahkan lebih menguntungkan saat hujan. Selain itu, kantong plastik bekas juga bisa digunakan lagi untuk keperluan yang lain, misalnya untuk melapisi tempat sampah atau menyimpan barang-barang yang tidak digunakan. Setelah dibersihkan, kantong plastik bisa dimanfaatkan lagi untuk hal lain.
Tanpa mengacuhkan dampak negatif plastik bagi lingkungan, ternyata kantong plastik memiliki nilai lebih dibandingkan tas berbahan kertas. Hal tersebut dilihat dari masalah pembuatan. Produksi tas kertas membutuhkan 40% energi lebih banyak dibandingkan produksi tas plastik. Selain itu, pembuatan tas berbahan kertas juga menghasilkan polusi air 50% dan polusi udara 70% lebih banyak dari pembuatan kantong plastik.
Walaupun ada dampak negatif dari kantong plastik, masyarakat tetap dapat mengakali hal tersebut dengan mendaur ulangnya. Ada banyak ide kreatif yang bisa dipraktekkan. Banyak ibu-ibu yang menghabiskan waktu untuk mendaur ulang sampah plastik termasuk kantong belanja untuk menciptakan produk baru yang bermanfaat dan bernilai jual.

Melihat keuntungan yang ditawarkan dalam penggunaan kantong plastik untuk berbagai keperluan terutama untuk memuat barang, tentu sangat wajar apabila tingkat kebutuhan tas tersebut masih tinggi. Keduanya, penjual dan pembeli, masih bisa memanfaatkan tas berbahan plastik tersebut. Dengan begitu, terdapat potensi yang besar untuk menjadi pembuat atau distributor kantong plastik. Itulah mengapa sekarang ini beredar aneka macam jenis, model dan fungsi tas plastik di pasaran.

This entry was posted in Artikel Umum and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.