Kenali Berbagai Jenis Bahan Baku Plastik

Kenali Berbagai Jenis Bahan Baku Plastik

Bahan baku plastik yang berupa resin pada jaman dahulu berasal bahan-bahan alami termasuk diantaranya selulosa yang berasal dari kapas, serabut atau rambut pada tanaman oat, minyak yang berasal dari biji-bijian dan berbagai sari pati tumbuhan lainnya.

Dewasa ini, sebagian besar plastic yang beredar di pasaran terbuat dari bahan baku minyak bumi atau gas alam. Tetapi, sebenarnya tidak hanya itu saja, karena jika kita perhatika dewasa ini bahan baku plastic menjadi sangat beragam, terutama dengan munculnya berbagai penemuan baru yang bertujuan untuk menghasilkan berbagai produk plastic tidak hanya memiliki kualitas yang baik tetapi juga ramah lingkungan selain karena jumlah minyak bumi dan gas alam kian menurun. Jadi bahan baku alternative seperti jagung atau ubi kini juga mulai dikembangkan dan diproduksi dalam skala besar.

Seperti kita ketahui kekurangan dari plastic adalah karena sifatnya yang tidak mudah terurai (dapat mencapai waktu hingga ratusan tahun baru dapat terura dengan baik), maka manusia berusaha mengembangkan media dan bahan baku lain pembuat plastic yang selain mudah dan murah juga membantu menangani masalah lingkungan serta berperan dalam meleestarikan bumi. Tanaman seperti jagung dan ubipun kini dimanfaatkan sebagai bahan baku plastic. Tentunya bahan-bahan tersebut sangat mudah untuk kita jumpai di sekitar kita dan dapat dibeli dengan harga yang terjangkau atau relative murah.

Mengenal Berbagai Bahan Baku Plastik
Bahan baku plastic ada berbagai macam. Biasanya penggunaan bahan tertentu akan mempengaruhi fungsi, karakteristik dan sifat-sifat plastic yang dihasilkan seperti densitas dan tebal tipis atau kuat tidaknya prosuk plastic tersebut. Jadi, perusahaan akan memilih bahan baku yang sesuai dengan produk yang mereka inginkan.
Pada dasarnya plastic dapat dibentuk atau dicetak sesuai dengan keinginan produsen, jadi sebagian besar bahan baku plastic tersedia dalam berbagai bentuk yang berbeda seperti yang berupa pellet, lembaran atau yang biasa dikenal dengan sheet maupun gulungan atau roll. Pemilihan bahan baku tentunya disesuaikan dengan karakteristik dari produk yang akan dihasilkan nanti.
Polimer adalah cikal bakal dari plastic yang dengan kata lain dapat kita katakana sebagai bahan baku plastik. Polimer ini dibagi menjadi 2 yaitu:
– Polimer Sintesis
Polimer sintesis umumnya berasal dari minyak bumi dan gas bumi.
– Polimer Alami
Polimer yang memang sudah tersedia atau terdapat di alam, contohnya karet (natural rubber), selulosa, protein maupun pati tumbuhan.

Bahan-bahan kimia yang umum digunakan untuk pembuatan plastic antara lain sebagai berikut polyvinyl, polyetilene, polyvinyl chloride, polypropylene serta polycarbonate. Beberapa bahan kimia tertentu akan ditambahkan pada bahan baku plastic tersebut untuk membentuk plastic sesuai dengan sifat yang diinginkan. Misalnya saja dengan menambahkan plasticizer yang merupakan kumpulan dari phthalate maka produk yang dihasilkan akan menjadi lebih lentur dan licin. Sementara filler digunakan untuk membuat produk plastic menjadi lebih kaku. Penambahan compound pada bahan baku plastic digunakan pada proses pewarnaan produk, sesuai dengan yang telah ditetapkan

Karena kini semua orang di dunia ingin menjaga kelestarian bumi, penggunaan bahan baku plastic yang berasal dari bahan petrokimia yaitu gas alam dan minyak bumi mulai dikurangi. Orang mulai mencari alternative bahan baku plastic lain yang lebih ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah bahan baku plastic yang berasal dari proses hidrolisasi minyak sawit mentah yang menghasilkan bio-plastic PHA atau Polyhydroxyalkanoate. Bahan baku ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga hasilnya dapat diurai oleh bakteri pegurai di tanah sehingga tidak mencemari lingkungan.

This entry was posted in Artikel Umum and tagged , , , , . Bookmark the permalink.