Jenis-Jenis Plastik dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Plastik dan Manfaatnya

Jenis-jenis plastik yang dapat kita jumpai di pasaran sangat beragam, dengan beragam kegunaan dan manfaatnya. Penting bagi kita untuk mengenal dan mengetahui jenis-jenis plastik tersebut demi kesehatan kita karena tidak semua plastik baik untuk kesehatan, terutama jika digunakan secara tidak tepat.

Hingga saat ini, masyarakat kita masih sangat tergantung pada plastik. Hampir di semua bidang kehidupan kita, plastik selalu menjadi salah satu bagiannya contohnya plastik yang dalam berbagai produk rumah tangga, mainan anak-anak, barang-barang elektronik hingga ke bidang otomotif yang membutuhkan plastik antara lain untuk casing body sepeda motor.

Jenis-jenis plastik yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, memiliki 2 sisi, yaitu sisi positif dan sisi negatif. Sisi positifnya adalah beragam manfaat dan kegunaan yang dapat kita peroleh dari berbagai produk berbahan dasar plastik tersebut. Namun, sisi negatif dari produk plastik adalah kemungkinan produk tersebut mencemari makanan atau minuman kita dengan bahan kimia jika tidak digunakan secara tepat selain menjadi sampah yang baru dapat diurai secara sempurna setelah ratusan tahun. Oleh karena itu hendaknya kita dapat bijaksana menggunakan jenis-jenis plastik sesuai dengan manfaat dan kegunaannya.
Manfaat dan Kegunaan Jenis-Jenis Plastik
Berikut beberapa jenis-jenis plastik yang perlu kita ketahui berikut manfaat dan kegunaannya.

1. PETE atau PET (Polyethylene terephthalate)
Produk berbahan dasar plastik PETE/PET memiliki kode angka 1 di dalam segitiga seperti yang bisa kita jumpai pada botol minuman, botol minyak sayur, botol kecap, saus tomat dan sambal maupun tempat makan tahan panas/ovenproof. Kode angka yang biasanya diguncDisarankan bahwa produk jenis-jenis plastik ini hanya digunakan sekali pakai saja karena kandungan bahan kimia dalam produk plastik ini yaitu antimoni trioksida dapat berpengaruh buruk terhadap kesuburan seseorang, menyebabkan munculnya iritasi pada kulit serta iritasi pada saluran pernafasan. Jenis plastik ini dapat didaur ulang menjadi furniture, mainan, karpet maupun wadah baru.

2. HDPE (High Density Pelyethylene)
Produk plastik HDPE memiliki kode angka 2. Biasa kita jumpai sebagai botol jus atau susu cair, galon air minum, kantong plastik atau plastik kresek, tutup plastik maupun berbagai wadah yang terbuat dari plastik. Sifat jenis-jenis plastik yang satu ini adalah tidak terlalu lentur dan bersifat keras. Produk dengan plastik jenis ini juga sebaiknya hanya digunakan sekali saja

3. PVC (Polyvinyl Chlorida)
Jenis plastik yang satu ini sulit untuk didaur ulang. Sifatnya kuat serta keras. Tidak disarankan sebagai pembungkus makanan karena mengandung bahan kimia yaitu DEHA (dyethylhydroxylamine) yang berpotensi merusak hati maupun ginjal. Umumnya jenis plastik ini akan diolah kembali menjadi tikar, alas duduk dan lain sebagainya. Angka 3 merupakan kode untuk jenis plastik yang satu ini.

4. LDPE (Low Density Poly Ethylene)
Merupakan jenis plastik yang terbuat dari bahan dasar minyak bumi atau biasa disebut dengan termoplastik dengan kode angka 4. Resistensi plastik LDPE terhadap bahan kimia tergolong baik sehingga dapat digunakan sebagai plastik kemasan makanan selain juga digunakan sebagai tong sampah, tas plastik, pakaian maupun furniture.

5. PP (Polypropylene)
Merupakan jenis plastik yang paling baik untuk digunakan sebagai tempat makanan maupun minuman terutama untuk bayi dan balita karena aman dan tidak bereaksi terhadap bahan kimia. Kode angka 5 mewakili plastik PP. Jenis plastik ini dapat didaur ulang menjadi nampan, sapu, garpu dan lain sebagainya.

6. PS (Polystyrene)
Merupakan jenis plastik yang sebaiknya dihindari karena mengandung benzene yang berpotensi menyebabkan kanker. Umumnya digunakan sebagai tempat makan atau minum yang berupa Styrofoam selain untuk tempat minum sekali pakai. Kode angka untuk jenis plastik ini adalah 6. Anda juga dapat mengenali plastik PS melalui proses pembakaran yaitu api yang dihasilkan berwarna jingga kekuningan serta meninggalkan jelaga berwarna hitam.

7. Jenis Plastik Lain
Untuk jenis plastik dengan kode angka 7 biasanya dibagi menjadi 4 jenis yaitu
– ABS (acrylonitrile butadiene styrene)
Merupakan bahan utama pembuatan pipa dan mainan lego atau brick. Jenis plastik ini juga aman digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman.
– SAN (styrene acrylonitrile)
Dapat kita jumpai pada produk-produk seperti mangkuk mixer, penyaring kopi, pembungkus termos, piring dan alat makan lain, serta sikat gigi. Merupakan bahan yang baik untuk tempat makanan.
– PC (polycarbonate)
Jenis plastik ini mengandung Bisphenol_A yang tidak baik untuk kesehatan tubuh terutama pada bayi dan anak-anak. Sayangnya, plastik jenis ini banyak digunakan sebagai botol minum anak, kaleng kemasan makanan dan minuman maupun kaleng kemasan susu.
– Nylon
Merupakan jenis plastik yang kuat dan tidak dianjurkan bersentuhan dengan makanan dan minuman.

Berdasarkan informasi di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa jenis-jenis plastik yang aman untuk kita gunakan sebagai wadah makanan dan minuman adalah plastik dengan kode angka 2, 4, 5, ABS dan SAN. Untuk jenis-jenis plastik yang lain sebaiknya hanya digunakan sekali pakai saja.

This entry was posted in Artikel Umum and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.