Berbagai Macam Proses Pembuatan Plastik

Jenis dan Tahapan Proses Pembuatan Plastik

Penggunaan plastik di Indonesia cukup besar dan ini berarti proses pembuatan plastik memang cukup rutin dilakukan karena banyaknya pesanan dari berbagai bidang seperti rumah tangga, industri, pendidikan, dan sebagainya. Penggunaan plastik untuk setiap bidang tentu saja berbeda dan tidak disamakan ini sangat berkaitan dengan bahan baku pembuatan yang berbeda pula. Untuk industri seperti pabrik biasanya lebih fleksibel dalam penggunaan bahan dan untuk plastik rumah tangga tentu harus bahan yang aman jika digunakan untuk memasak atau menyimpan makanan karena banyaknya anak-anak yang akan menggunakan nya.

Proses Pembuatan Plastik

Proses Pembuatan Plastik

Perlu kita ketahui bahwa ada beberapa jenis proses pembuatan plastik yang biasa dilakukan untuk produksi plastik-plastik yang akan digunakan oleh manusia. Proses yang pertama adalah dengan menggunakan karbondioksida. Proses pembuatan peralatan plastik dari karbon dioksida sebenarnya hanya ditambahkan dari bahan baku utama nya yaitu minyak. Caranya adalah karbon dioksida di tambahkan dengan minyak bumi yang sudah disiapkan untuk diolah. Untuk cara ke dua adalah dengan menggunakan 100% minyak bumi. Minyak bumi adalah salah satu sumber daya alam yang cukup terbatas tetapi ternyata ketika memompa minyak dari kilang lalu diolah dan menjadi bahan seperti detergen pencuci pakaian yang biasa kita gunakan, bubuk ini bisa diolah kembali menjadi adonan yang kemudian akan dibagi menjadi bentuk kecil yang kemudian akan di distribusikan kepada para pengolah yang akan diubah menjadi sikat gigi, sisir plastik, kipas plastik, bahkan gigi palsu manusia pun dibuat menggunakan bahan ini. Bisa dibayangkan bukan jika persediaan minyak bumi di Negara kita habis?

Lalu untuk proses selanjutnya plastik di buat dengan cara menggunakan bahan baku utama jagung. Jangan heran, proses pembuatan plastik dengan jagung sudah bukan cara baru lagi. Dalam jagung terdapat karbohidrat dan ini mengandung gula yang jika diambil sarinya dapat diolah menjadi plastik. Penemuan pembuatan plastik dengan menggunakan bahan utama jagung ini dapat mengurangi ketergantungan kita terhadap minyak bumi. Selain jagung penemuan baru-baru ini mengatakan jika proses pembuatan plastik bahan bakunya adalah jeruk. Jeruk adalah salah satu buah yang juga mengandung gula yang bisa diolah menjadi plastik.

Proses Pembuatan Plastik

Proses Pembuatan Plastik

Cara pencampuran dan pengolahan proses pembuatan plastik adalah sama. Jika anda membutuhkan pewarna anda hanya perlu mencampurkannya ke dalam wadah atau mesin pengaduk plastik. Setelah semua bahan campuran diatas tercampur dengan rata maka adonan tersebut harus dilelehkan dan biasanya ini memerlukan panas 200’c. setelah meleleh maka plastik siap dicetak sesuai dengan kebutuhan anda. Adapun suhu panas pelumeran bisa disesuaikan dengan kualitas plastik yang ingin didapatkan. Setelah plastik di cetak maka siap untuk dipasarkan. Jika tidak langsung di cetak biasanya plastik akan dibuat dalam bentuk lembaran-lembaran besar.

Untuk plastik yang akan di daur ulang lalu di olah kembali maka anda harus berhati-hati dalam pencampuran warnanya karena biasanya plastik sudah mengandung warna. Akan lebih baik anda mencampurkan warna yang sama dengan yang lainnya sehingga perubahan warna yang akan di dapat setelah proses pembuatan plastik selesai tidak akan berubah terlalu mencolok atau gelap. Untuk jenis plastik biasanya akan diberi kode di belakangnya untuk membedakan kualitas yang baik atau yang tidak. Ini sangat penting untuk diketahui terutama bagi mereka yang akan menggunakan perlengkapan plastik untuk kebutuhan rumah tangga dan perlengkapan konsums keluarga anda di rumah.

 

This entry was posted in Artikel Umum and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.